Artikel ini saya tulis
dalam rangka memenuhi perjanjian dengan Nurul dan Yani setelah backpackeran keliling
bogor liburan kemarin *sorry nihh telat ngerjain prnya* ok cekidooottttt…
Setiap orang punya sejarah dan itulah yang membentuk suatu kepribadian
orang tersebut. Kalau dari kalimat sederhana saya, sejarah itu masa lalunya seseorang.
Nah, cerita-cerita tentang sejarah, ada dua museum bersejarah yang kita
kunjungi 20 januari kemarin.
1.
Museum Perjuangan Bogor
Di museum ada banyak sekali peninggalan-peninggalan pahlawan
yang segera diabadikan oleh penjaganya. Ada senjata-senjata perang yang berupa senapan
dan bambu runcing, baju-baju pahlawan yang sobek-sobek karena tembakan atau
luka perang *masih banyak darahnya…*. Ada juga surat-surat yang ditulis
langsung sama pahlawan sekitar 60 tahun silam *masih awet aja kertasnya*. Pohon
yang katanya jadi tempat persembunyian pahlawan*lupa nama pahlawannya siapa*
dari musuh berdiri kokoh di samping uang-uang lama. Lukisan yang selalu melihat
ke arah si penikmat gambar walau telah berada di posisi yang berbeda juga ngga
kalah menyita perhatian*seeerreeeemmmm*. Banyak banget ilmu yang bisa kita
ambil dari museum ini. Sayangnya, berhubung ingatan saya tentang sejarah sedikit
lambat dan ngga nyatet juga waktu itu jadi saya mau berbagi perasaan aja*bukan
cinta lo ya* setelah masuk ke museum ini.
Pertama masuk museum ini akan ada penjaga tiket yang bersedia
memberi tiket kalau kita menukarnya dengan 4000 rupiah *masalah uang aja inget*.
Setelah itu akan ada pemandu baik hati yang akan menjelaskan sejarah museum
ini. Setelah ber-wah moment melihat barang-barang bersejarah yang ada dari
lantai pertama ke lantai dua, dan ber-oh moment mendengar penjelasan bapak pemandu
museum, saya berpikir: kalau bapak ini ingin pensiun siapa yang akan meneruskan
menjaga dan mengabadikan sejarah Bogor yang sayangnya, orang bogornya aja berpacu
meraih cita-cita yang berbasic modern? Lalu, dinding-dinding museum yang retak
dan atap yang bocor apakah akan terus dibiarkan saja? Padahal museum ini kan
salah satu harta kota Bogor.
2.
Museum PETA
Selama dua puluh tahun di Bogor, hari itu pertama kalinya
saya masuk ke museum PETA yang awalnya saya pikir adalah museum banyak peta,
globe, atlas, terbentang. Ternyata, maksud PETA disini adalah Pembela Tanah Air.
Berhubung PETA merupakan suatu peristiwa yang kebanyakan mengulas tentang suatu
kegiatan, jadi orang-orang pencinta sejarah dengan kreatif membuat dorama tentang
peristiwa ini*lupa juga siapa namanya yang bikin*. Di museum ini dengan baik hati
pemandu menjelaskan sejarah tanpa meminta pembayaran tiket dan tour guide payment *makasih banyak pak..
tau aja kantong kita tipis* oh iya, bapaknya orang padang lo… jadi patahlah pernyataan
yang bilang kalau orang padang itu pelit*sebagai orang padang ngga setuju sama pernyataan
ini*. Yang paling saya ingat di museum ini adalah peristiwa 14 Februari. Apa
itu? Disaat para pemuda-pemudi masa kini merayakan 14 februari dengan tuker-tukeran
coklat*saya ngga pernah ikutan loh*, pahlawan kita pada tanggal 14 Februari
1945 sedang dihukum di Blitar karena melakukan pemberontakan kepada tentara jepang.
Semangat pemuda saat itu yang tinggi demi mewujudkan kemerdekaan patut kita
acungi jempol. Kalau mereka ngga segigih itu, entah bagaimana keadaan kita saat
ini. Sayangnya hal ini dibalas oleh pemuda-pemudi kita dengan senang-senang merayakan
valentine yang ngga jelas asal-usul sejarah dan kegunaannya apa. Mana rasa terimakasih
pada pahlawan kalian? Padahal tidak sedikit pahlawan kita yang dihukum mati, dipenjara
seumur hidup, bahkan ada yang sampai saat ini jasadnya tidak ditemukan… sumppahh..
malu jadi generasi sekarang kalau ngga ada hormat-hormatnya sama pahlawan.
Disaat kita sudah bersenang-senang dengan keadaan kita sekarang
yang diperjuangkan susah payah oleh para pahlawan hingga mengorbankan segala kepemilikan
bahkan nyawa sekali pun,apa yang kita lakukan sampai skarang? Apa yang telah
kita perbuat untuk negara ini? Untuk Indonesia?? Cuma kalian yang tau
jawabannya kawan… semangat membuat perubahan.. generasi muda generasi bersinar
yang harus terasah tajam demi kemajuan Indonesia.. semangat terus kawan… :)…
Bangkitkan jiwa nasionalism kalian.. argai alawan… dan tambahan satu lagi untuk
adik-adik yang masih duduk di bangku sekolah, jangan tidur kalau lagi belajar sejarah…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar