Mereka tak mengerti maksudku
Bukan hanya sekedar keringanan
Tak diiringi misteri sulit pula
Tempat berpijak sudah tak tersedia
Hanya tinggal satu-dua pegangan
Jika terlepas, terjatuhlah aku ke jurang tanpa dasar
Entah kapan aku sampai menapaki tanah
Dengan hati bertanya tak henti
Angin menampar keras tubuh lemah
Tiada daya tersimpan
Abis ditelan waktu
Tinggal emosi yang dapat digerakkan
Dengan rasa yang telah layu
Nasibku kini
Entah dapat terukir kembali
Entah dapat diteruskan semuanya
Entahlah...
(Februari, 2011)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar