Disaat rasa begitu ambigu
Bercampur membentuk naskah kehidupan
Di dalamnya terisi serpihan-serpihan kaca
Kadang menusuk membuat begitu perihnya luka
Sulit rasanya membuang segala duri
Topenglah yang tercipta
Ketika mencoba untuk berdiri sekokoh karang
Bagai drama membahana sekitar
Tak habis skenario terbuat
Ingin rasanya membalas semua
Jika terjadi, habislah aku
Jiwa terkasih menanggung lebih
Tak ayal berjuta petuah hilang
Kitab hitam putih ditutup tak ada guna
Hanya satu langkah saja
Mntari trang bndrang trbit
Mngaa trbang bgitu jau?
Buang saja dan ambil satu cahaya
Yang bersinar terang melihat kekaburan
(07-07-2011)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar